MUTUBA NEWS - Kegiatan shalat dhuha berjamaah di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan kembali diisi dengan kultum yang sarat makna, pada Selasa, 13 Januari 2026. Kali ini, kultum disampaikan oleh Ibu Nurul Holisoh, Guru Shadow Kelas 2A, dengan tema “Keutamaan Menjaga Shalat”.
Dalam penyampaiannya, Ibu Nurul Holisoh mengajak seluruh siswa untuk bersama-sama merenungi pentingnya shalat sebagai fondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim. Ia menegaskan bahwa shalat bukan sekadar rutinitas harian, melainkan tiang agama yang menentukan kokoh atau rapuhnya keimanan seseorang.
“Jika shalat kita lemah dan sering bolong, maka ibarat bangunan tanpa tiang yang kuat, agama kita pun bisa roboh,” tutur beliau di hadapan para siswa.
Lebih lanjut, Ibu Nurul Holisoh menjelaskan bahwa shalat merupakan pembeda antara seorang Muslim dan non-Muslim, sebagaimana sabda Rasulullah yang menyebutkan bahwa meninggalkan shalat merupakan perkara yang sangat serius. Oleh karena itu, menjaga shalat menjadi identitas dan tanggung jawab setiap Muslim sejak usia dini.
Tak hanya itu, beliau juga mengingatkan bahwa shalat adalah amal pertama yang akan dihisab di hari kiamat. Jika shalatnya baik, maka amal-amal lainnya akan ikut baik, namun jika shalatnya rusak, maka amal lainnya pun terancam rusak.
Dalam kultumnya, Ibu Nurul Holisoh turut menyampaikan janji Allah SWT bagi orang-orang yang menjaga shalatnya, sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Mu’minun ayat 9–11, yaitu balasan berupa surga Firdaus dan kekal di dalamnya.
Menutup kultum, beliau berpesan kepada para siswa agar senantiasa menjaga shalat dengan melaksanakannya tepat waktu, khusyuk, dan tidak meninggalkannya dalam kondisi apa pun. Kegiatan kultum dhuha ini diharapkan mampu menanamkan kecintaan terhadap shalat serta membentuk karakter religius siswa sejak dini.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh warga sekolah senantiasa diberi kekuatan oleh Allah SWT untuk istiqamah menjaga shalat hingga akhir hayat.
penulis : sofi koesminarsih
