Hari Kedua Sekolah di Bulan Ramadan, Ustadzah Rafika Ajak Siswa Jadi Pribadi Bertakwa

suasana kultum dhuha selasa pagi

MUTUBA NEWS - Memasuki hari kedua masuk sekolah di bulan Ramadan, Selasa (24/2/2026), SD Muhammadiyah 1 Bangkalan mengawali kegiatan dengan kultum pagi yang sarat makna. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan spiritual siswa selama Ramadan.

Kultum disampaikan oleh guru BTHQ, Ustadzah Rafika Sholeha, dengan tema “Ramadan, Momentum Menjadi Pribadi Bertakwa.” Di hadapan para siswa, ia mengingatkan bahwa Ramadan bukan sekadar memindahkan waktu makan dari siang ke malam, tetapi bulan pendidikan iman.

Mengutip QS Al-Baqarah ayat 183, ia menjelaskan bahwa tujuan utama puasa adalah agar menjadi pribadi yang bertakwa (la’allakum tattaqun).

“Ramadan harus ada peningkatan. Jika tahun lalu tilawahnya masih jarang, tahun ini harus lebih rajin. Jika tarawih masih bolong, tahun ini harus lebih konsisten. Tapi bukan hanya banyaknya ibadah, melainkan juga kekhusyukannya,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga lisan dan perbuatan. Puasa, lanjutnya, bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari berkata dusta, ghibah, serta amarah. Rasulullah SAW bahkan mengingatkan bahwa Allah tidak membutuhkan puasa seseorang yang masih gemar berkata dusta.

Selain itu, Ramadan menjadi momentum meningkatkan kepedulian sosial. Siswa diajak memperbanyak sedekah dan berbagi kepada sesama. “Sedekah tidak mengurangi harta, justru menjadi tabungan akhirat,” pesannya.

Kegiatan kultum pagi ini berlangsung dengan khidmat. Para siswa tampak menyimak dengan penuh perhatian. Melalui pembiasaan ini, sekolah berharap Ramadan menjadi titik balik pembentukan karakter, sehingga lahir generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat iman dan akhlaknya.


penulis : sofi koesminarsih

Lebih baru Lebih lama