MUTUBA NEWS - SD Muhammadiyah 1 Bangkalan melaksanakan kegiatan Kultum Dhuha pada Selasa pagi (3/2/2026). Kultum disampaikan oleh guru BTHQ, Ustadzah Nurul Komariyah, dengan mengangkat tema Makna Nisfu Syaban.
Dalam penyampaiannya, Ustadzah Nurul Komariyah menjelaskan bahwa Muhammadiyah memandang Nisfu Syaban sebagai pertengahan bulan Syaban yang memiliki keutamaan, yang dapat dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
“Setelah melewati malam Nisfu Syaban, umat Islam diajak untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan,” jelasnya di hadapan para siswa.
Ia menekankan bahwa peningkatan ibadah dapat dilakukan seperti memperbanyak doa, istigfar, sedekah, serta kesungguhan dalam beribadah, tanpa menjadikan Nisfu Syaban sebagai momentum ritual atau perayaan tertentu. Hal ini selaras dengan prinsip Muhammadiyah yang menekankan ibadah berdasarkan dalil yang sahih.
Ustadzah Nurul Komariyah juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah menetapkan awal bulan Hijriah menggunakan metode Hisab Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Berdasarkan penetapan tersebut, malam Nisfu Syaban 1447 H telah berlangsung pada Senin malam, 2 Februari 2026.
Melalui kultum dhuha ini, para siswa diharapkan dapat memahami ajaran Islam secara tepat dan berimbang, serta membiasakan diri meningkatkan kualitas ibadah dengan kesadaran pribadi.
Kegiatan Kultum Dhuha merupakan bagian dari pembiasaan karakter religius di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang berlandaskan manhaj Muhammadiyah sejak usia dini.
penulis : sofi koesminarsih
