Kultum Dhuha: Ustadzah Fitri Ajak Siswa SD Muhammadiyah 1 Bangkalan Husnudzon kepada Allah

 

suasana kultum dhuha selasa pagi 

 Kegiatan kultum dhuha kembali dilaksanakan oleh siswa SD Muhammadiyah 1 Bangkalan pada Selasa pagi (10/2/2026) di Masjid At-Taqwa 1. Kultum kali ini disampaikan oleh Ustadzah Fitri Farihatul Firdaus yang membawakan materi tentang pentingnya husnudzon kepada Allah.

Dalam penyampaiannya, Ustadzah Fitri mengajak siswa untuk selalu berprasangka baik kepada Allah, terutama ketika menghadapi keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan. Ia memberikan contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan anak-anak, seperti keinginan mendapatkan nilai bagus atau rencana bermain yang tertunda karena hujan.

“Husnudzon artinya berprasangka baik kepada Allah. Kita harus yakin bahwa semua yang Allah berikan pasti yang terbaik untuk kita,” tutur beliau di hadapan para siswa.

Untuk memudahkan pemahaman, Ustadzah Fitri juga menyampaikan sebuah kisah tentang seorang anak yang belum dibelikan sepeda oleh orang tuanya. Awalnya anak tersebut merasa sedih, namun beberapa hari kemudian ia menyadari bahwa jalan di depan rumahnya rusak dan banyak anak jatuh dari sepeda. Dari peristiwa itu, ia memahami bahwa Allah sedang melindunginya.

Beliau juga mengingatkan bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, sedangkan manusia memiliki keterbatasan. Apa yang dianggap tidak baik oleh manusia, bisa jadi justru merupakan kebaikan menurut Allah. Hal tersebut selaras dengan firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 216 yang menjelaskan bahwa boleh jadi manusia membenci sesuatu, padahal itu baik baginya.

Ustadzah Fitri menekankan bahwa ketika seseorang sudah berusaha dan berdoa tetapi hasilnya belum sesuai harapan, maka sikap terbaik adalah tetap bersabar, tidak mengeluh, dan tetap bersyukur.

Di akhir kultum, beliau menyampaikan bahwa anak yang husnudzon kepada Allah akan memiliki hati yang tenang, tidak mudah marah, dan selalu semangat dalam berbuat baik.

Kegiatan kultum dhuha ini diharapkan dapat terus menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia kepada seluruh siswa, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang sabar, optimis, dan selalu berprasangka baik kepada Allah.


penulis : sofi koesminarsih


Lebih baru Lebih lama