FGD Pendidikan Inklusi, Bekali Shadow Teacher Mutuba dengan Pemahaman Dasar ABK

 

MUTUBA NEWS - SD Muhammadiyah 1 Bangkalan terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan pendidikan inklusif melalui penguatan kapasitas tenaga pendidik. Hal ini diwujudkan dengan terselenggaranya Focus Group Discussion (FGD) sesi pertama pada Selasa (28/4/2026) yang diinisiasi oleh Mahasiswa Mengajar Berdampak Program Studi Psikologi.

Kegiatan ini diikuti oleh para shadow teacher SD Muhammadiyah 1 Bangkalan dan berlangsung selama kurang lebih satu jam dalam suasana yang interaktif dan penuh antusiasme.

FGD ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar terkait konsep pendidikan inklusi, mengenalkan berbagai jenis Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) beserta karakteristiknya, serta menjadi tahap awal dalam mempersiapkan peserta sebelum mengikuti pelatihan penyusunan Program Pembelajaran Individual (PPI). Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyamakan persepsi para peserta mengenai peran dan pendekatan yang tepat dalam mendampingi siswa berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah.

Pada sesi inti, peserta mendapatkan pengantar mengenai konsep pendidikan inklusi sebagai landasan dalam praktik pembelajaran yang ramah dan adaptif. Diskusi berlangsung aktif, di mana para shadow teacher berbagi pengalaman, menyampaikan pendapat, serta mengulas berbagai fenomena yang ditemui di lapangan, khususnya terkait penerapan komunikasi positif kepada siswa berkebutuhan khusus.

Selanjutnya, materi dilanjutkan dengan pembahasan jenis-jenis ABK, di antaranya kategori slow learner dan disabilitas intelektual, beserta karakteristik yang perlu dipahami dalam proses pendampingan.

Kegiatan FGD ditutup dengan sesi tanya jawab serta penyelesaian studi kasus secara berkelompok, yang semakin memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para shadow teacher SD Muhammadiyah 1 Bangkalan semakin siap dalam memberikan pendampingan yang tepat, profesional, dan penuh empati kepada siswa berkebutuhan khusus, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan inklusif yang berkualitas.


penulis : sofi koesminarsih

Lebih baru Lebih lama