MUTUBA NEWS - SD Muhammadiyah 1 Bangkalan kembali melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) sesi ketiga pada Senin (4/5/2026) sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan inklusif di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Mahasiswa Mengajar Berdampak Program Studi Psikologi dan diikuti oleh seluruh shadow teacher SD Muhammadiyah 1 Bangkalan bersama Koordinator Shadow Teacher, Yuli Fatmawati, S.Psi.
Tim mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Inaya Alya Fatiha, Siti Fatimah, Mufidatul Imanda Arifianti, dan Onky Yulyandi Varel.
FGD sesi ketiga ini menjadi pembekalan terakhir sebelum para shadow teacher mengikuti pelatihan penyusunan Program Pendidikan Individu (PPI). Kegiatan bertujuan memberikan pemahaman mengenai disabilitas fisik sensori serta anak dengan kecerdasan istimewa, sekaligus meningkatkan kemampuan peserta dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus melalui diskusi dan sharing pengalaman.
Pada sesi awal, pemateri menjelaskan karakteristik anak cerdas istimewa dan anak berbakat, seperti kemampuan kognitif yang tinggi, rasa ingin tahu yang besar, hingga potensi munculnya kebosanan ketika berada di kelas reguler. Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta bahwa anak dengan kecerdasan istimewa juga memerlukan pendampingan dan strategi pembelajaran yang tepat agar potensinya dapat berkembang secara optimal.
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai disabilitas fisik sensori, meliputi pengertian, jenis-jenis hambatan seperti gangguan penglihatan, pendengaran, dan motorik, serta strategi pendampingan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.
Diskusi berlangsung aktif dan interaktif. Para shadow teacher berbagi pengalaman sekaligus menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi saat mendampingi anak cerdas istimewa maupun siswa dengan disabilitas fisik sensori. Antusiasme peserta terlihat pada sesi tanya jawab yang menjadi ruang bertukar solusi dan pendekatan pendampingan yang efektif.
Melalui rangkaian FGD yang telah dilaksanakan, diharapkan para shadow teacher SD Muhammadiyah 1 Bangkalan semakin siap mengikuti pelatihan penyusunan Program Pendidikan Individu (PPI) serta mampu memberikan layanan pendampingan yang lebih optimal, adaptif, dan berpusat pada kebutuhan setiap anak.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen SD Muhammadiyah 1 Bangkalan dalam menghadirkan lingkungan pendidikan inklusif yang mendukung perkembangan seluruh peserta didik sesuai potensi dan kebutuhannya.
penulis : sofi koesminarsih
