MUTUBA NEWS - SD Muhammadiyah 1 Bangkalan kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi Qur’ani melalui kegiatan Khotmul Qur’an dan Uji Publik yang akan digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026 di Masjid At-Taqwa 1 SD Mutuba. Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Tartil Bacaannya, Hafidz Al-Qur’annya, dan Mulia Akhlaknya.”
Acara tersebut menjadi salah satu agenda tahunan sekolah dalam mengapresiasi capaian para siswa dalam pembelajaran Al-Qur’an, baik tartil maupun tahfidz. Tidak hanya menjadi seremoni khataman, kegiatan ini juga menghadirkan sesi uji publik sebagai bentuk evaluasi terbuka kemampuan peserta di hadapan guru, orang tua, dan tamu undangan.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan registrasi peserta dan tamu undangan. Acara kemudian dibuka oleh MC dan dilanjutkan prosesi masuk peserta khotmul Qur’an yang diiringi lantunan Senandung Al-Qur’an.
Suasana religius semakin terasa saat para peserta bersama-sama membaca Surah Al-Fatihah, dilanjutkan surat At-Takatsur hingga An-Naas serta pembacaan Surah Al-Fatihah dan Al-Baqarah ayat 1-5. Kegiatan dilanjutkan dengan doa khotmul Qur’an yang dipimpin M. Zafran.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, Ibu Isrotul Sukma, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan khotmul Qur’an bukan sekadar acara seremonial, namun menjadi bagian dari pembentukan karakter Islami siswa sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, sekolah ingin menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an. Tidak hanya mampu membaca dan menghafal, tetapi juga menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah tanya jawab atau uji publik. Dalam sesi tersebut, peserta diuji secara terbuka terkait materi Ghorib, Al-Qur’an Al-Kalam, hingga hafalan yang telah dipelajari. Para peserta tampak antusias dan percaya diri saat menjawab pertanyaan dari pemandu khotaman.
Tak hanya itu, suasana haru juga terasa pada sesi salam ta’dhim. Para peserta khotaman menemui kedua orang tua dan guru untuk meminta doa restu. Momen tersebut menjadi pengingat pentingnya peran keluarga dan guru dalam mendampingi perjalanan pendidikan anak.
Acara juga diisi dengan testimoni wali murid yang menyampaikan rasa syukur atas perkembangan putra-putrinya selama belajar di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. Selain pemberian sertifikat dan ijazah khotaman, sekolah turut memberikan penghargaan kepada peserta terbaik munaqosyah dan peserta khotaman termuda.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin Ustadz Sulaiman serta penutupan resmi oleh MC. Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 1 Bangkalan berharap dapat terus melahirkan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, berprestasi, dan berakhlakul karimah.
penulis : sofi koesminarsih