MUTUBA NEWS - Ratusan siswa SD Muhammadiyah 1 Bangkalan tampak antusias menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang melintas di depan sekolah, Jalan KH Moh Kholil No. 31 Bangkalan, Selasa (23/6/2026).
Sejak pukul 13.00 WIB, para siswa bersama guru dan tenaga kependidikan telah berkumpul di lingkungan sekolah. Dengan penuh semangat, mereka berbaris rapi di sepanjang tepi jalan sambil melambaikan tangan dan mengibarkan bendera Merah Putih untuk menyambut iring-iringan Presiden.
Momen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa. Sorak gembira pun pecah saat rombongan Presiden Prabowo melintas menuju lokasi Penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2026 yang digelar di IAI Syaichona Mohammad Cholil.
Tidak hanya siswa SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, penyambutan juga dilakukan oleh ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Bangkalan. Mereka memenuhi sisi jalan yang dilalui Presiden sebagai bentuk antusiasme masyarakat terhadap kunjungan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Bangkalan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang penyambutan, tetapi juga sarana edukasi bagi siswa untuk mengenal lebih dekat pemimpin bangsa.
"Anak-anak sangat senang dan antusias. Kesempatan melihat Presiden secara langsung tentu menjadi pengalaman yang langka dan berkesan bagi mereka," ujarnya.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Jawa Timur pada Selasa (23/6/2026) merupakan bagian dari agenda kerja nasional. Sebelum menuju Bangkalan, Presiden meresmikan ruas jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Sampang. Selanjutnya, Presiden menghadiri penutupan Munas dan Konbes NU 2026 di Bangkalan.
Suasana penyambutan di depan SD Muhammadiyah 1 Bangkalan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat. Keceriaan para siswa yang menyambut Presiden menjadi bukti semangat generasi muda dalam mengenal dan menghargai para pemimpin bangsa.
Kontributor: Tim Humas Mutuba
