SD Muhammadiyah 1 Bangkalan Bentuk Kesepakatan Kelas Bersama Siswa, Bangun Budaya Positif Sejak Hari Pertama

                                           Membuat Kesepakatan Kelas


 MUTUBA NEWS – Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan, SD Muhammadiyah 1 Bangkalan mengawali tahun ajaran baru dengan kegiatan penyusunan Kesepakatan Kelas yang melibatkan seluruh siswa bersama wali kelas masing-masing.

Kegiatan ini dilaksanakan di setiap ruang kelas sebagai bagian dari pembentukan budaya positif di sekolah. Melalui diskusi yang aktif, para siswa diajak menyampaikan pendapat, harapan, serta aturan yang disepakati bersama demi terciptanya suasana belajar yang kondusif. Seluruh hasil kesepakatan kemudian dituliskan pada kertas catatan dan ditempel di papan kelas sebagai komitmen bersama yang akan dijalankan sepanjang tahun pelajaran.

Proses penyusunan kesepakatan dilakukan secara partisipatif. Guru tidak hanya menyampaikan aturan, tetapi berperan sebagai pendamping yang memfasilitasi siswa untuk menyusun nilai-nilai yang mereka yakini penting dalam kehidupan di kelas. Dengan demikian, siswa memiliki rasa tanggung jawab dan kepemilikan terhadap aturan yang telah disepakati.

Seperti yang tampak pada kegiatan di kelas 6A, siswa antusias menuliskan berbagai kesepakatan, seperti menjaga kebersihan kelas, saling menghormati, disiplin waktu, berbicara dengan sopan, serta bekerja sama dalam setiap kegiatan pembelajaran. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat, mencerminkan karakter demokratis yang terus ditanamkan di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pendidikan karakter yang menjadi salah satu fokus SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. Melalui kesepakatan kelas, sekolah berharap tumbuh budaya saling menghargai, bertanggung jawab, dan berkolaborasi sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna.

Prakata Kepala Sekolah

Kepala SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, Ibu Isrotul Sukma, menyampaikan bahwa penyusunan kesepakatan kelas bukan sekadar membuat aturan, tetapi menjadi sarana pembelajaran karakter bagi peserta didik.

"Kami ingin setiap anak merasa bahwa kelas adalah rumah belajar yang mereka bangun bersama. Ketika aturan lahir dari hasil diskusi dan kesepakatan bersama, maka siswa akan lebih mudah memahami makna disiplin, tanggung jawab, serta saling menghormati. Inilah salah satu langkah sederhana dalam membangun budaya positif di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. Semoga kesepakatan yang telah dibuat dapat menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan pembelajaran yang nyaman, menyenangkan, dan berkarakter."

Beliau juga mengapresiasi peran seluruh wali kelas yang telah mendampingi siswa dalam proses penyusunan kesepakatan secara dialogis dan edukatif. Menurutnya, kolaborasi antara guru dan peserta didik menjadi fondasi penting dalam menciptakan iklim sekolah yang positif.

Dengan kegiatan ini, SD Muhammadiyah 1 Bangkalan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, serta budaya saling menghargai di lingkungan sekolah.

Kontributor: Humas Mutuba (Siti Zahroh)


Lebih baru Lebih lama