MUTUBA NEWS – Kegiatan pembinaan akhlak dan spiritual terus digiatkan di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. Setelah melaksanakan sholat Dhuha berjamaah, siswa kelas 3 sampai kelas 6 mengikuti kegiatan Kultum atau Kuliah Tujuh Menit yang digelar di Masjid sekolah pada pagi hari.
Kultum kali ini disampaikan oleh Ghaitsa Darry Arrifda, siswi kelas 6A. Dengan percaya diri, Ghaitsa membawakan materi bertema “Arti Nikmat dan Syukur” di hadapan dewan guru dan teman-temannya.
Dalam tausiyahnya, Ghaitsa mengawali dengan mengutip firman Allah SWT dalam Surah Ibrahim ayat 7:
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Lalu sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, namun jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat’."
Ia menjelaskan bahwa bersyukur adalah salah satu kunci untuk mendatangkan tambahan nikmat dari Allah SWT.
“Cara bersyukur itu sangat mudah dan dekat dengan kehidupan kita. Pertama, mengucapkan alhamdulillah dengan tulus setiap kali mendapat kemudahan atau rezeki. Kedua, memanfaatkan nikmat tubuh dan pikiran untuk hal-hal yang baik dan bermanfaat. Ketiga, tidak mudah mengeluh atas hal-hal kecil yang tidak sesuai keinginan kita,” jelas Ghaitsa.
Lebih lanjut, ia juga berpesan agar kita membiasakan diri melihat ke bawah dalam urusan dunia agar tidak mudah kufur nikmat, dan melihat ke atas dalam urusan ibadah agar terpacu untuk lebih taat.
“Semoga kita termasuk golongan hamba yang senantiasa pandai bersyukur sehingga nikmat kita terus ditambah oleh Allah SWT,” tutupnya.
Kegiatan kultum rutin ini merupakan salah satu program pembiasaan di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan untuk membentuk karakter siswa yang religius, berakhlak mulia, dan cinta terhadap amalan sunnah seperti sholat Dhuha.
Kepala Sekolah mengapresiasi keberanian dan penyampaian materi dari ananda Ghaitsa. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk berani tampil dan berdakwah.
Kontributor: Humas Mutuba
