Langkah Kecil, Keberanian Besar: Rasha Bunga Arifin Tampil di Panggung Rato Ebhu

 


MUTUBA NEWS – Setiap anak memiliki cara tersendiri untuk bertumbuh dan menunjukkan potensinya. Bagi Rasha Bunga Arifin, seni tari menjadi salah satu ruang untuk berekspresi, belajar, dan mendapatkan pengalaman berharga. Pada Selasa (20/10/2026), Rasha menjadi bagian dari penampilan tari di Gedung Rato Ebhu, Bangkalan.


Penampilan tersebut berlangsung di tengah kegiatan Grand Final Pemilihan Cong Kene Bhing Ana’ Kabupaten Bangkalan Tahun 2026. Ajang yang diselenggarakan di Gedung Rato Ebhu itu menjadi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan bakat dan kreativitas sekaligus mengenal lebih dekat seni dan budaya.


Keterlibatan Rasha dalam penampilan tari menjadi pengalaman tersendiri. Melalui gerak dan irama, ia berkesempatan mengekspresikan diri serta mengambil bagian dalam pertunjukan seni di hadapan penonton.


Bagi seorang anak, tampil dalam sebuah pertunjukan bukan sekadar memperlihatkan kemampuan. Ada proses belajar yang menyertainya, mulai dari mempersiapkan diri, berlatih, menjaga kekompakan, hingga membangun keberanian untuk tampil di ruang publik.


Seni Tari, Ruang Anak Belajar Percaya Diri


Seni memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan tari, anak-anak dapat belajar mengenali potensi diri, melatih kedisiplinan, mengembangkan kreativitas, dan membangun kepercayaan diri.


Pengalaman Rasha di panggung Rato Ebhu menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Setiap kesempatan untuk tampil dapat memberikan pelajaran bahwa keberanian mencoba merupakan langkah penting dalam mengembangkan kemampuan.


Partisipasi dalam kegiatan seni dan budaya juga membuka kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal kekayaan budaya daerah. Di tengah perkembangan zaman, ruang-ruang ekspresi semacam ini menjadi penting agar generasi muda tetap memiliki kedekatan dengan seni dan tradisi.


Bagi MUTUBA, pengalaman siswa dalam berbagai kegiatan positif merupakan bagian dari perjalanan pendidikan yang tidak terbatas pada ruang kelas. Potensi anak dapat tumbuh melalui beragam kesempatan, termasuk seni, budaya, olahraga, dan kegiatan sosial.


Langkah Rasha di panggung Rato Ebhu menjadi pengingat bahwa setiap pengalaman memiliki makna dalam proses tumbuh kembang anak. Bukan semata-mata tentang seberapa besar panggung yang ditempati, melainkan tentang keberanian untuk mencoba, kesempatan untuk belajar, dan pengalaman yang dibawa pulang.


Kontributor: tim humas mutuba (maw)

Lebih baru Lebih lama