Mengingat Hari Kiamat, Siswa Kelas 6A SD Muhammadiyah 1 Bangkalan Ajak Teman Semangat Beribadah Lewat Kultum Dhuha

MUTUBA NEWS – SD Muhammadiyah 1 Bangkalan terus membiasakan peserta didiknya untuk memperkuat karakter religius melalui kegiatan Kultum (Kuliah Tujuh Menit) yang dilaksanakan secara rutin setelah pelaksanaan Salat Dhuha berjamaah. Program ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus melatih keberanian dan kemampuan public speaking siswa. Kegiatan kultum merupakan salah satu pembiasaan yang banyak diterapkan di sekolah Muhammadiyah untuk membangun karakter Islami peserta didik.

Pada kesempatan kali ini, kultum disampaikan oleh Ananda Daris Gibran Irawan dari kelas 6A dengan mengangkat tema "Mengingat Hari Kiamat Membuat Kita Semangat Beribadah." Dengan penyampaian yang tenang dan penuh percaya diri, Daris mengajak seluruh guru dan peserta didik untuk senantiasa mengingat kehidupan akhirat sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas ibadah dan amal saleh.

Dalam materinya, Daris menjelaskan bahwa hari kiamat merupakan hari berakhirnya kehidupan di dunia, saat seluruh manusia akan dibangkitkan untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya di hadapan Allah SWT.

Ia mengawali penyampaian dengan mengutip firman Allah SWT dalam QS. Ali Imran ayat 185:

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati."

Ayat tersebut mengingatkan bahwa setiap manusia pasti akan mengalami kematian dan tidak ada seorang pun yang hidup selamanya di dunia. Oleh sebab itu, setiap muslim hendaknya mempersiapkan bekal terbaik berupa iman, ibadah, dan amal kebaikan sebagai persiapan menuju kehidupan akhirat.

Daris juga menyampaikan bahwa waktu datangnya hari kiamat hanya diketahui oleh Allah SWT. Bahkan Rasulullah SAW sendiri pernah menjelaskan bahwa beliau tidak mengetahui kapan kiamat akan terjadi. Hal ini menjadi pengingat agar manusia tidak sibuk menebak waktunya, melainkan lebih fokus memperbaiki diri dan memperbanyak amal saleh.

Selain itu, ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa orang yang cerdas adalah orang yang mampu mengendalikan dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati. Melalui hadis tersebut, Daris mengajak teman-temannya agar menjadi pelajar yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga rajin beribadah, berakhlak mulia, dan senantiasa mempersiapkan bekal akhirat.

Daris mengingatkan beberapa tanda-tanda kecil hari kiamat yang dapat dijumpai dalam kehidupan saat ini, di antaranya:

  • Banyak orang mulai meninggalkan salat.
  • Anak-anak tidak lagi menghormati orang tua.
  • Manusia berlomba-lomba membangun bangunan yang tinggi.

Melalui contoh-contoh tersebut, ia mengajak seluruh peserta didik untuk semakin meningkatkan keimanan, menjaga salat, menghormati orang tua dan guru, serta memperbanyak amal kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada bagian akhir kultumnya, Daris menyampaikan apa saja yang harus kita lakukan agar siap menghadapi hari kiamat?

  • Rajin Shalat
  • Membaca Al-Quran
  • Berbakti kepada orang tua dan guru
  • Jujur dan suka menolong

Melalui kegiatan kultum yang dilaksanakan secara berkelanjutan, SD Muhammadiyah 1 Bangkalan berharap peserta didik semakin mencintai ilmu agama, memiliki kesadaran untuk beribadah dengan ikhlas, serta tumbuh menjadi generasi yang beriman, bertakwa, dan berkarakter sesuai nilai-nilai Islam. 

 

Kontributor : Humas Mutuba

Lebih baru Lebih lama