MUTUBA NEWS - Suasana pagi yang penuh keberkahan terasa di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan saat kegiatan shalat dhuha berjamaah dilanjutkan dengan kultum pagi, yang pada kesempatan kali ini disampaikan oleh Ustadz Noval.
Dalam kultumnya, Ustadz Noval mengangkat tema Keistimewaan Malam Lailatul Qadar. Di hadapan para siswa yang mengikuti dengan khidmat, beliau menjelaskan bahwa Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat mulia dan penuh keberkahan, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an Surah Al-Qadr ayat 1–3, bahwa malam tersebut lebih baik dari seribu bulan.
“Seribu bulan itu kurang lebih 83 tahun. Bayangkan, adik-adik, jika kita beribadah di malam itu, pahalanya seperti beribadah selama puluhan tahun,” tutur Ustadz Noval dengan penuh semangat.
Beliau juga mengingatkan bahwa Lailatul Qadar hadir pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil. Oleh karena itu, para siswa diajak untuk meningkatkan ibadah, seperti shalat malam meskipun hanya dua rakaat, membaca Al-Qur’an, memperbanyak doa, serta memohon ampun kepada Allah SWT.
Ustadz Noval turut menyampaikan doa yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW saat mencari Lailatul Qadar, yaitu:
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni
(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai memaafkan, maka maafkanlah aku).
Melalui kultum dhuha ini, diharapkan para siswa semakin memahami bahwa waktu adalah anugerah yang sangat berharga, serta termotivasi untuk mengisi bulan Ramadan dengan amal ibadah terbaik.
Kegiatan kultum dhuha ini menjadi salah satu bentuk pembiasaan karakter religius di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, sekaligus upaya menanamkan semangat beribadah sejak usia dini.
penulis : sofi koesminarsih
