Semangat Menuntut Ilmu, Siswa Kelas 5A SD Muhammadiyah 1 Bangkalan Sampaikan Kultum Dhuha Inspiratif

 

MUTUBA NEWS - Suasana Masjid At-Taqwa 1 SD Muhammadiyah 1 Bangkalan kembali dipenuhi semangat pagi yang menyejukkan melalui kegiatan kultum dhuha, Kamis (21/5/2026). Pada kesempatan kali ini, kultum disampaikan oleh siswa kelas 5A, Ahmad Zahrul Mirza Ramadani, dengan tema pentingnya menuntut ilmu bagi setiap muslim.

Di hadapan guru dan seluruh siswa, Ahmad Zahrul Mirza Ramadani menyampaikan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap muslim. Ia mengawali kultumnya dengan menyampaikan hadis Rasulullah SAW:

“Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah)

Dengan penuh percaya diri, Mirza menjelaskan bahwa ilmu memiliki kedudukan yang sangat mulia dalam Islam. Menurutnya, seseorang yang memiliki ilmu akan lebih mudah memahami kebaikan dan menjalankan perintah Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan hadis Rasulullah SAW lainnya:

“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Melalui kultumnya, Mirza mengajak teman-temannya untuk tetap semangat belajar, baik di sekolah maupun di rumah. Ia menegaskan bahwa ilmu lebih berharga daripada harta karena ilmu dapat memberikan manfaat sepanjang hidup dan bisa menjadi bekal menuju masa depan yang lebih baik.

Dalam penyampaiannya, Mirza juga memaparkan beberapa keutamaan menuntut ilmu, di antaranya mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjadi jalan menuju surga, serta menjadikan ilmu lebih bernilai dibandingkan harta benda.

Kegiatan kultum dhuha ini menjadi salah satu program pembiasaan positif di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan yang bertujuan melatih keberanian siswa dalam berdakwah sekaligus menanamkan nilai-nilai Islami sejak dini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter religius dan semangat mencari ilmu sepanjang hayat.


penulis : sofi koesminarsih


Lebih baru Lebih lama