Acara diawali dengan pembukaan oleh Ketua Tim Mahasiswa Mengajar Berdampak, Mufidatul Imanda Arifianti, yang menyampaikan tujuan pelaksanaan diseminasi sekaligus memaparkan gambaran umum berbagai program yang telah dijalankan selama proses pendampingan di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan.
Selanjutnya, Kepala SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, Ibu Isrotul Sukma, memberikan sambutan sekaligus apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan layanan pendidikan inklusif di sekolah. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Masrifah, selaku dosen Program Studi Psikologi Universitas Trunojoyo Madura. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan untuk menciptakan layanan pendidikan yang ramah, inklusif, dan berkelanjutan.
Pada sesi inti, tim mahasiswa memaparkan hasil asesmen dan intervensi yang telah dilakukan kepada peserta didik berkebutuhan khusus. Pemaparan studi kasus individu tersebut menjelaskan proses identifikasi kebutuhan peserta didik, pelaksanaan program intervensi, hingga perkembangan yang berhasil dicapai selama masa pendampingan.
Selain itu, tim juga memaparkan studi kasus kolektif yang berfokus pada pengembangan sistem layanan pendidikan inklusif di sekolah. Berbagai program yang berhasil dilaksanakan antara lain penyusunan dan pengembangan Standar Operasional Prosedur (SOP) Penerimaan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) mengenai karakteristik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), pelatihan kompetensi guru dalam penanganan ABK dan penyusunan Program Pendidikan Individual (PPI), serta pengadaan dan optimalisasi Ruang Bahagia sebagai ruang layanan khusus yang mendukung pembelajaran individual dan regulasi emosi peserta didik.
Sebagai refleksi atas seluruh rangkaian kegiatan, tim mahasiswa menayangkan video recap yang menampilkan dokumentasi berbagai program pendampingan, pelatihan, asesmen, hingga intervensi yang telah dilaksanakan selama berada di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan.
Pada sesi penutupan, seluruh anggota Tim Mahasiswa Mengajar Berdampak Program Studi Psikologi Tahun 2026, yaitu Inaya Alya Fatiha, Siti Fatimah, Mufidatul Imanda Arifianti, dan Onky Yulyandi Varel, menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga besar SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. Mereka mengungkapkan rasa syukur atas sambutan hangat, dukungan, serta kesempatan belajar yang diberikan selama menjalankan program di sekolah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen kerja sama mitra antara SD Muhammadiyah 1 Bangkalan yang diwakili oleh Kepala Sekolah, Ibu Isrotul Sukma, dan pihak Universitas Trunojoyo Madura yang diwakili oleh Ibu Masrifah, selaku dosen pembimbing. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi untuk pengembangan pendidikan inklusif yang berkelanjutan.
Sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan, Tim Mahasiswa Mengajar Berdampak Tahun 2026 menyerahkan cendera mata kepada SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol terjalinnya kerja sama yang harmonis antara SD Muhammadiyah 1 Bangkalan dan Universitas Trunojoyo Madura.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 1 Bangkalan semakin meneguhkan komitmennya sebagai sekolah yang ramah anak dan inklusif, serta terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh peserta didik.
Semoga kolaborasi yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan inklusif di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan.
