Gaungkan Kampanye "STOP BULLYING" Lewat Kultum Siswa Sd Muhammadiyah Usai Sholat Dhuha

 

MUTUBA NEWS – Semangat pembinaan karakter dan toleransi kembali digaungkan SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. Seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan kultum rutin di masjid sekolah yang dilaksanakan selepas sholat Dhuha berjamaah.

Kultum kali ini disampaikan oleh Daffa Zhifran Al Hafids, siswa kelas 6A, dengan mengangkat tema "STOP BULLYING: Wujudkan Sekolah Ramah dan Saling Menyayangi". Kegiatan ini diikuti dengan khidmat oleh seluruh siswa, dewan guru, dan Ibu Kepala Sekolah.

Dalam pembukaannya, Daffa mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat sehat sehingga dapat berkumpul bersama. Shalawat dan salam juga dipanjatkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Mengenal Bahaya Bullying di Lingkungan Sekolah

Pada kultumnya, Daffa menjelaskan bahwa bullying adalah tindakan seseorang atau sekelompok orang untuk menyakiti orang lain secara fisik, verbal, atau emosional.

Ia mencontohkan beberapa bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, antara lain:

1. Memanggil nama orang tua teman dengan nada mengejek

2. Mengolok-olok fisik atau penampilan teman

3. Tidak mau berteman dengan seseorang hingga membuatnya sedih

4. Tindakan fisik seperti mendorong, memukul, atau menyakiti secara sengaja dengan alasan bercanda

“Dalam Islam, tindakan bullying merupakan perbuatan tercela. Bisa menyakiti fisik, hati dan perasaan. Bahkan membuat mental korban terganggu. Tak jarang bullying juga menyebabkan kerugian secara materi,” tegas Daffa.

Dalil Al-Qur’an dan 3 Langkah Cegah Bullying

Daffa kemudian mengutip QS. Al-Hujurat Ayat 11 yang melarang umat Islam merendahkan, mencela, dan memanggil dengan gelar buruk kepada sesama.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum merendahkan kaum yang lain...”

Sebagai solusi, Daffa mengajak seluruh siswa untuk melakukan 3 hal penting agar bullying tidak terjadi di sekolah:

1. STOP Mengejek: Berhenti memanggil teman dengan sebutan buruk. Panggillah dengan nama yang baik.

2. Saling Menolong: Jika ada teman yang kesulitan, dibantu bukan ditertawakan.

3. Berani Melapor: Jika melihat teman diganggu, jangan diam. Segera beri tahu Bapak atau Ibu Guru.

“Teman-teman sekalian, sekolah adalah tempat belajar dan bermain dengan gembira. Kita semua di sini adalah keluarga besar SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. Setiap anak punya keunikan masing-masing dan tidak ada yang sempurna. Oleh karena itu kita harus saling menghargai perbedaan,” pesan Daffa.

Ia juga mengingatkan kembali semboyan sekolah: “Satu musuh terlalu banyak, seribu teman masih kurang.” Mari kita isi hari-hari di sekolah dengan senyuman, saling menolong, dan belajar bersama dengan rukun.

Kultum ditutup dengan ajakan untuk berhenti menindas dan menjadi anak yang hebat dengan cara menyayangi sesama.

“Jika ada jarum yang patah, jangan simpan dalam peti. Bila ada kataku yang salah, jangan simpan di dalam hati.”

Pihak sekolah mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya membentuk generasi yang berakhlak mulia, saling menghormati, dan meneladani Rasulullah SAW dalam menyayangi sesama.


Humas SD Muhammadiyah 1 Bangkalan

Lebih baru Lebih lama