MUTUBA NEWS - SD Muhammadiyah 1 Bangkalan (Mutuba) terus membuka ruang pengembangan kompetensi pendidik. Kali ini, dua perwakilan Mutuba mengikuti International Workshop on School Branding and Creative English Teaching yang diselenggarakan UPT Pusat Bahasa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), Sabtu (22/8/2026).
Dua peserta tersebut adalah Yuni, yang mewakili Kepala SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, serta Fitri, guru Bahasa Inggris Mutuba. Workshop berlangsung di Gedung At-Tauhid Lantai 13 UMSurabaya, mulai pukul 07.30 hingga 11.30 WIB.
Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri, yakni Yuta Otake, M.A. in TESOL, CEO of Rimberio, serta Widodo, M.A. in Educational Leadership. Keduanya berbagi wawasan tentang penguatan branding sekolah dan pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris yang kreatif, inovatif, komunikatif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.
Mengapa Branding Sekolah dan Creative English Teaching Penting?
Perkembangan dunia pendidikan menuntut sekolah tidak hanya memberikan layanan pembelajaran yang berkualitas, tetapi juga memiliki identitas dan karakter yang kuat. Branding sekolah menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkenalkan keunggulan lembaga secara lebih luas.
Melalui workshop internasional tersebut, peserta diajak memahami bagaimana sebuah sekolah dapat membangun identitas yang kuat melalui berbagai program, komunikasi, hingga pengalaman belajar yang diberikan kepada peserta didik.
Bagi SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, penguatan kompetensi guru dan pimpinan sekolah menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selain membahas school branding, kegiatan ini juga memberikan wawasan mengenai Creative English Teaching. Pembelajaran Bahasa Inggris diharapkan tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, komunikatif, dan dekat dengan kehidupan peserta didik.
Membawa Inspirasi Baru untuk Pengembangan Mutuba
Keikutsertaan Yuni dan Fitri dalam workshop tersebut menjadi kesempatan bagi Mutuba untuk menyerap pengalaman dan perspektif baru dari praktisi pendidikan.
Yuni mengikuti kegiatan tersebut sebagai perwakilan pimpinan sekolah untuk memperkuat wawasan mengenai pengembangan identitas dan branding lembaga pendidikan. Sementara itu, Fitri memperoleh penguatan kompetensi dalam mengembangkan kreativitas pembelajaran Bahasa Inggris.
Pengalaman belajar tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan program pendidikan di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, baik dalam membangun citra sekolah maupun menciptakan pembelajaran yang semakin inovatif.
Mutuba selama ini terus mendorong pendidiknya untuk belajar, berkembang, dan beradaptasi dengan perubahan. Partisipasi dalam berbagai kegiatan pengembangan profesional menjadi salah satu langkah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan generasi masa depan.
Apa Manfaat Workshop bagi Pengembangan Pendidikan Mutuba?
International Workshop on School Branding and Creative English Teaching memberikan sejumlah wawasan yang dapat dikembangkan lebih lanjut di lingkungan sekolah.
Beberapa manfaat yang diperoleh antara lain:
Memperluas wawasan tentang strategi membangun identitas dan branding sekolah.
Mengembangkan perspektif baru mengenai komunikasi dan citra lembaga pendidikan.
Meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran Bahasa Inggris.
Memperoleh inspirasi dari pemateri dan peserta dengan latar belakang pendidikan yang beragam.
Mendukung pengembangan kompetensi pendidik SD Muhammadiyah 1 Bangkalan.
Bagi Mutuba, peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan tidak berhenti pada keikutsertaan dalam sebuah kegiatan. Lebih dari itu, setiap pengalaman belajar diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan pembelajaran dan layanan pendidikan di sekolah.
Dengan semangat terus belajar dan berinovasi, SD Muhammadiyah 1 Bangkalan berupaya memperkuat posisinya sebagai sekolah yang terus bertumbuh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan.
kontributor : tim humas mutuba (sofi koesminarsih)
