MUTUBA NEWS - Bukan sekadar adu strategi di atas papan catur, dua siswa SD Muhammadiyah 1 Bangkalan (Mutuba) menunjukkan keberanian dan semangat berkompetisi dalam Lomba Catur Olimpiade Olahraga Pelajar Bangkalan (O2PB), Sabtu (22/8/2026), di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bangkalan.
Dua siswa yang mewakili Mutuba dalam ajang tersebut adalah Ibrahim Arkaan Samudera dan Jalaluddin Muhammad Akbar. Keduanya mengikuti pertandingan dengan membawa semangat untuk memberikan kemampuan terbaik sekaligus menambah pengalaman berharga dalam dunia kompetisi olahraga pelajar.
Keikutsertaan siswa Mutuba dalam Lomba Catur O2PB ini menjadi salah satu bentuk dukungan sekolah terhadap pengembangan potensi peserta didik, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga pada kemampuan berpikir strategis, konsentrasi, ketelitian, dan pengambilan keputusan.
Bagaimana Lomba Catur Mengasah Kemampuan Siswa Mutuba?
Catur bukan hanya permainan untuk menentukan siapa yang paling cepat memenangkan pertandingan. Setiap langkah membutuhkan perhitungan, konsentrasi, kesabaran, dan kemampuan membaca kemungkinan langkah berikutnya.
Melalui pertandingan ini, Ibrahim dan Jalaluddin mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan mereka dalam suasana kompetisi yang sesungguhnya. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar ruang kelas yang dapat melatih mental, keberanian, serta sikap sportif.
Dalam mengikuti lomba, keduanya didampingi oleh Ibu Dian dan Bapak Anton selaku Wakil Kepala Sekolah (Waka) Kesiswaan SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. Pendampingan tersebut menjadi bentuk dukungan sekolah agar siswa dapat mengikuti pertandingan dengan percaya diri sekaligus tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Keikutsertaan siswa dalam kompetisi menjadi kesempatan bagi mereka untuk belajar menghadapi tantangan, mengembangkan kemampuan, dan membangun mental berprestasi.”
Bukan Hanya Mengejar Juara
Bagi Mutuba, keberanian siswa untuk tampil dalam sebuah kompetisi merupakan bagian penting dari proses pendidikan. Hasil pertandingan memang menjadi salah satu capaian, tetapi pengalaman selama mengikuti kompetisi juga memberikan pembelajaran yang tidak selalu didapatkan di dalam kelas.
Ibrahim dan Jalaluddin belajar untuk tetap fokus menghadapi lawan, menentukan langkah dengan cermat, serta menerima setiap hasil pertandingan dengan sikap sportif.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen SD Muhammadiyah 1 Bangkalan sebagai sekolah dasar di Bangkalan Madura dalam memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat melalui berbagai kegiatan serta kompetisi.
Keikutsertaan Ibrahim Arkaan Samudera dan Jalaluddin Muhammad Akbar menjadi langkah positif dalam perjalanan mereka mengenal dunia kompetisi. Dari setiap langkah di atas papan catur, ada proses belajar untuk berpikir lebih matang, mengambil keputusan dengan percaya diri, dan berani menghadapi tantangan.
Bagi Mutuba, setiap kompetisi adalah ruang belajar dan setiap keberanian untuk tampil adalah bagian dari proses tumbuh menjadi siswa yang tangguh dan berprestasi.
kontributor : tim humas mutuba (sofi koesminarsih)
