Kegiatan berskala regional ini diikuti oleh ratusan guru dari berbagai sekolah Muhammadiyah se-Jawa Timur. Pelatihan dibuka secara resmi oleh ketua Foskam dan sekaligus kepala sekolah SD Muhammadiyah 4 Surabaya : Ustadz Edy Susanto, M.Pd. Dan menghadirkan narasumber ahli di bidang asesmen pendidikan, yakni ibu Ria Pusvita Sari, M.Pd selaku narasumber pertama (fasilitator Nasional TKA) dan ibu Kazue S. Rachelinda, S.Pd selaku narasumber kedua (pembuatan soal TKA literasi).
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi dan praktik langsung terkait penyusunan soal Asesmen Kompetensi Minimum atau AKM yang berbasis TKA - Tes Kemampuan Akademik. Tujuannya agar guru mampu merancang instrumen evaluasi yang tidak hanya mengukur pengetahuan, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, literasi, dan numerasi siswa.
Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Bu Zahroh dan Bu Fatiah, keduanya aktif berdiskusi, berlatih menyusun kisi-kisi soal, serta bertukar pengalaman dengan guru dari sekolah lain.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Bangkalan menyampaikan bahwa keikutsertaan guru dalam pelatihan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas guru MUTUBA.
"Kami ingin guru MUTUBA terus upgrade. Dengan mengikuti pelatihan penyusunan asesmen TKA ini, diharapkan pembelajaran di kelas semakin terukur dan siswa siap menghadapi tantangan asesmen nasional," ujarnya.
Beliau juga berharap ilmu yang didapat Bu Zahroh dan Bu Fatiah dapat ditularkan kepada guru lain melalui sharing internal, sehingga seluruh dewan guru MUTUBA bisa menerapkan asesmen berbasis TKA dengan baik.
SD Muhammadiyah 1 Bangkalan berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga memiliki kemampuan akademik yang unggul dan siap bersaing di era global.
Kontributor: Tim Humas SD Muhammadiyah 1 Bangkalan (IN)
