MUTUBA NEWS - Bibit atlet pencak silat perlu dipersiapkan sejak dini. Bukan sekadar mengajarkan gerakan, kemampuan dasar setiap siswa juga perlu dipetakan agar proses pembinaan berjalan lebih terarah.
Hal itulah yang dilakukan SD Muhammadiyah 1 Bangkalan melalui Tes Pemetaan Teknik Dasar Pencak Silat Seni/Jurus.
Dalam tahap awal tersebut, siswa mengikuti penilaian pada empat komponen utama. Yakni kuda-kuda, pukulan, tendangan, serta kemantapan gerak teknik dasar.
Keempat aspek tersebut menjadi pijakan untuk melihat kemampuan awal siswa dalam menguasai teknik dasar pencak silat seni. Penilaian tidak hanya melihat apakah siswa mampu melakukan gerakan, tetapi juga memperhatikan ketepatan, keseimbangan, koordinasi, kontrol, dan kemantapan gerak.
Hasil pemetaan kemudian menjadi bahan bagi tim pelatih untuk mengetahui kekuatan dan aspek yang masih perlu dikembangkan dari masing-masing siswa.
Dengan pemetaan sejak awal, pembinaan diharapkan tidak dilakukan dengan pola yang sama untuk semua anak. Setiap siswa dapat memperoleh pendampingan sesuai dengan kemampuan dan tahap perkembangannya.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya SD Muhammadiyah 1 Bangkalan dalam menyiapkan bibit-bibit atlet seni pencak silat yang memiliki fondasi teknik kuat, disiplin dalam berlatih, dan siap berkembang secara bertahap.
Sebab prestasi tidak lahir secara instan. Ia dimulai dari satu gerakan yang tepat, dilatih dengan konsisten, lalu tumbuh menjadi kemantapan seorang pesilat.
Kontributor : Yunan Imannu
