Di Hari Santri, Khayla Ufairah Wakili MUTUBA di Wisuda 1000 Tahfidz Juz 30 Bangkalan

 

MUTUBA NEWS - Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional, Kamis (22/10/2026), SD Muhammadiyah 1 Bangkalan turut menjadi bagian dari kebahagiaan dalam acara Wisuda 1000 Tahfidz Juz 30 Kabupaten Bangkalan Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Pratanu, tepat di depan SMA Negeri 2 Bangkalan, itu menjadi momen istimewa bagi para santri penghafal Al-Qur’an dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di Kabupaten Bangkalan.

Dari Kecamatan Bangkalan, terdapat tujuh sekolah yang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti wisuda tahfidz tersebut. Salah satunya adalah SD Muhammadiyah 1 Bangkalan atau MUTUBA.

Dalam kesempatan ini, MUTUBA diwakili oleh Khayla Ufairah, siswi kelas 6B. Khayla hadir didampingi langsung oleh Waka ISMUBA SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, Ibu Qonita.

Bukan Sekadar Wisuda

Bagi Khayla, keikutsertaannya dalam Wisuda 1000 Tahfidz Juz 30 bukan sekadar menerima penghargaan atas capaian hafalan. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi pengalaman berharga untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Di tengah suasana Hari Santri, Khayla bersama para wisudawan lainnya menjadi bagian dari generasi muda yang terus belajar menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an.

Waka ISMUBA SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, Ibu Qonita, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada MUTUBA untuk turut serta dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, di momentum Hari Santri ini, SD Muhammadiyah 1 Bangkalan dapat ikut menjadi bagian dari Wisuda 1000 Tahfidz Juz 30 Kabupaten Bangkalan. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mendampingi anak-anak dalam mencintai dan menghafal Al-Qur’an,” ujar Ibu Qonita.

Menurutnya, hafalan Al-Qur’an bukan hanya tentang seberapa banyak ayat yang mampu diingat. Ada proses panjang yang menyertainya, mulai dari membangun kebiasaan, kedisiplinan, kesabaran, hingga menjaga hafalan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga capaian Khayla ini tidak berhenti pada wisuda hari ini. Justru menjadi langkah awal untuk terus menjaga hafalan, memperbaiki bacaan, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan,” imbuhnya.

Menjadi Bagian dari Generasi Qur’ani

Keikutsertaan MUTUBA dalam kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan Al-Qur’an memiliki tempat penting dalam proses tumbuh kembang siswa.

Di usia sekolah dasar, anak-anak tidak hanya dibekali dengan pengetahuan akademik, tetapi juga diarahkan untuk memiliki fondasi keagamaan yang kuat. Salah satunya melalui pembiasaan membaca, menghafal, dan mencintai Al-Qur’an.

Kehadiran Khayla di tengah ratusan wisudawan lainnya menjadi cerita kecil yang membahagiakan bagi keluarga besar SD Muhammadiyah 1 Bangkalan.

Di Hari Santri 2026, Khayla tidak hanya mengenakan toga wisuda. Ia membawa pesan sederhana bahwa setiap ayat yang dihafalkan adalah bagian dari perjalanan panjang untuk menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an.

Semoga langkah kecil itu terus tumbuh menjadi kebiasaan baik menjadi hafalan yang terjaga, akhlak yang semakin baik, dan kecintaan kepada Al-Qur’an yang terus menyala. 



kontributor : tim humas mutuba (sk)

Lebih baru Lebih lama